Mengungkap Kasih Yesus Terhadap Dunia
Sourch : pexels.com
Kasih Yesus Kristus adalah inti dari ajaran agama Kristen. Dalam Injil Yohanes, pasal 3 ayat 16, tertulis: "Sebab begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Ayat ini mencerminkan pengorbanan Yesus di kayu salib, yang merupakan manifestasi puncak dari kasih-Nya terhadap manusia. Yesus dengan sukarela menyerahkan diri-Nya demi keselamatan dan kehidupan kekal umat manusia.
Dalam hidup-Nya di dunia, Yesus memberikan teladan yang luar biasa dalam mengasihi sesama. Ia tidak hanya memberikan pengajaran rohani, tetapi juga secara nyata melayani orang-orang di sekitarnya. Yesus berjalan di kota dan desa, memberikan pengajaran dan melakukan mujizat untuk menyembuhkan yang sakit, menghibur yang sedih, dan memberikan harapan kepada yang terhilang. Ia selalu memperhatikan mereka yang dianggap terpinggirkan oleh masyarakat, seperti orang miskin, penyandang cacat, dan orang berdosa. Kasih-Nya tidak mengenal batasan dan tidak memandang status sosial seseorang. Ia mengajarkan kita untuk mengasihi semua orang tanpa memandang latar belakang atau kondisi mereka.
Selain itu, kasih Yesus tercermin dalam sikap-Nya yang penuh pengampunan. Meskipun manusia sering melakukan kesalahan dan jatuh dalam dosa, Yesus selalu siap mengampuni mereka yang bertobat dan berusaha hidup dalam kebenaran. Ia memberikan harapan baru dan kesempatan untuk memulai lagi. Pengampunan-Nya merupakan contoh nyata tentang bagaimana cinta-Nya yang tak terhingga mampu mengubah hati dan menghidupkan kembali hubungan yang terputus dengan Allah.
Kasih Yesus Kristus tidak hanya terbatas pada masa hidup-Nya di dunia ini, tetapi meluas hingga saat ini. Melalui Roh Kudus-Nya, Yesus hadir dalam kehidupan setiap orang yang percaya kepada-Nya. Roh Kudus memberikan penghiburan, bimbingan, dan kekuatan bagi umat-Nya. Kasih-Nya yang abadi hadir dalam setiap momen kehidupan, menguatkan iman dan menginspirasi orang untuk menjalani hidup yang bermakna.
Kesimpulan:
Dalam dunia yang seringkali penuh dengan kekerasan, kebencian, dan ketidakadilan, kasih Yesus terhadap dunia membawa harapan dan memberikan teladan bagi kita semua. Cinta-Nya yang abadi mengajarkan kita untuk saling mengasihi, mengampuni, dan melayani sesama manusia tanpa memandang perbedaan. Kasih Yesus merupakan panggilan untuk menciptakan dunia yang lebih baik, di mana cinta dan belas kasih memerintah.
Kasih Yesus Kristus terhadap dunia adalah pilar utama agama Kristen. Dalam setiap langkah-Nya, Ia menunjukkan cinta tanpa batas kepada setiap individu, tidak peduli siapa mereka dan apa latar belakang mereka. Kasih-Nya membawa pengharapan, penghiburan, dan pemulihan kepada mereka yang merindukan arti sejati dalam hidup. Marilah kita mengambil teladan dari kasih Yesus dan menjadikannya sebagai landasan untuk hidup kita, sehingga kita juga dapat menjadi saluran kasih-Nya bagi dunia di sekitar kita.
Mau donasi lewat mana?
BCA - Elia (077-063-2951)
Mandiri - Elia (13800-1982-5590)
Post a Comment